1. Menurunkan pendengaran
Mendengar musik saat tidur apalagi dengan menggunakan Earphone kadang
membuat penggunanya secara tidak sadar merusak sistem pendengaran.
Disaat pengguna sedang tidur, sura yang didengar dalam volume tinggi dan
waktu yang lama menyebabkan kerusakan pada penjalaran pendengaran pada
koklea telinga (seperti keong) yaitu merusak sel rambut pada koklea.Penurunan pendengaran awalnya tidak disadari oleh orang tersebut. Hal ini baru dapat dideteksi jika melakukan screening pada dokter. Screening biasa dilakukan pada karyawan atau pegawai dari perusaan yang bekerja di tempat bising. Hal itu juga dilakukan biasanya pada anak-anak di sekolah jurusan. Terjadinya gangguan tersebut dipengaruhi oleh besarnya volume, frekuensi, serta lamanya paparan bising.
Pada saat menggunakan earphone ketika tidur, pengguna cenderung tidak menyadari lamanya menggunakan earphone. Terlebih lagi jika dalam volume tinggi. Hal tersebut dapat menyebabkan penurunan pendengaran pada orang yang sering menggunakan earphone saat tidur. Hal ini dibuktikan, banyaknya kasus penurunan pendengaran dipertengahan usia 20-an tahun. Jika hal ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin orang tersebut akan dengan cepat mengalami tidak mendengar sama sekali.
2. Merusak otak
Berdasarkan hasil dalam penelitian, ternyata gelombang
elektromagnetik memiliki dampak pada kerusakan otak hewan coba. Diduga,
pemakaian earphone pada telinga saat mendengarkan musik, memberikan
dampak berupa hantaran elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik ini
lama-kelamaan dapat merusak sel-sel pada otak. Selain itu, penggunaan
earphone atau mendengar musik sambil tidur tidak membuat otak kita
benar-benar dalam keadaan istrahat. Suara yang masuk masih membuat otak
mengolahnya, sehingga mengurangi istrhat otak.
3. Menurunkan waspada
Pendengaran adalah salah satu fungsi dari sistem indera kita. Memakai
earphone cenderung membuat pendengar merasa nyaman dan tertidur.
Semakin keras suara atau musik yang didengarkan membuat kewaspadaan
menurun. Disaat kita tertidur, sistem pendengaran kadang berfungsi
sebagai alarm jika ada bahaya atau sesuatu di dekat kita. Kita ambil
contoh saat alarm bangun pagi membangunkan kita. Tetapi bagaimana dengan
kejadian keributan yang terjadi diluar kamar kita, saat tertidur dengan
menggunakan earphone serta musik yang keras?Ketika kita tertidur sambil mendengar musik di dalam kamar, kita tidak akan mendengar apabila ada suatu keributan yang terjadi diluar dan ini cenderung membahayakan diri kita. Kita tidak tahu kapan bencana seperti kericuhan atau kebakaran yang terjadi disekitar kita, namun kita tidak dapat mendengar atau mengetahuinya. Bisa-bisa kita menyadarinya ketika bencana sudah didepan mata.
4. Melukai kulit telinga
Earphone umumnya dibuat oleh Produsennya senyaman mungkin agar betah
dipakai oleh penggunanya. Salahsatunya adalah pemasangan perangkat karet
atau silikon di ujung earphone agar tidak menyakiti telinga. Namun hal
tersebut bukan berarti semua earphone terpasang dengan silikon
pelindung. Banyak earphone yang dibeli dengan harga murah atau
terjangkau namun ternyata tidak memiliki pelindung telinga berupa
silikon tersebut.Jika hal ini kita anggap biasa dan tetap memakainya, lama-kelamaan kulit telinga akan lecet dan luka. Dalam keadaan lanjut luka ini akan sembuh dengan sendirinya. Tetapi pada kenyatannya, tidak semua luka tersebut langsung mengering dan sembuh. Banyak kejadian, lecet tersebut kemudian mengalami infeksi sehingga membuat kulit liang telinga meradang.
Akibatnya lama kelamaan, kulit liang telinga akan membengkak sehingga membuat liang telinga menyempit dan tertutup. Akhirnya menyebabkan gangguan pendengaran. Selain itu radang tersebut dapat menyebabkan terbentuknya nanah akibat infeksi. Oleh karenanya banyak orang sadar setelah telinganya mengalami pengeluaran cairan kekuningan dan berbau. Kejadian infeksi ini biasa disebut dengan Otitis Eksterna. Salah satu cirinya adalah nyeri yang amat sakit pada telinga, disertai cairan, dan bengkak pada kulit liang telinga.
Cara Pencegahan
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghidari hal diatas selain menghindari menggunakan earphone saat tidur. Dengan menerapkan hal ini, beberapa bahaya diatas dapat dikurangi kemungkinan terjadinya, jika tidak ada faktor lain yang dapat mencederai hal seperti diatas. Perlindungan diri tidak hanya menghindari penggunaan earphone saat tidur.
Beberapa cara lain yang bisa diterapkan yakni menggunakan earphone yang sesuai dengan liang telinga serta memiliki pelindung. Sebisa mungkin menggunakan dengan volume serta frekuensi yang masih dalam batas normal.
Selain itu, perlu membiasakan diri agar tidak selalu terkena paparan bising agar menjaga fungsi pendengaran. Bila lingkungan bising tidak dapat dihindari (misalnya ditempat kerja), gunakan pelindung telinga saat bekerja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar